APLIKASI MS EXCEL UNTUK PEMBELAJARAN VEKTOR

Salam wr wb.

Setelah lama tidak posting … Rekan-rekan semuanya, di sini saya buat sebuah aplikasi untuk Pembelajaran Vektor dengan Metode JajarGenjang dan Analisis.

Kini Aplikasi Pembelajaran Vektor telah saya update sampai versi 1.3. Pada versi ini, sudah dikembangkan fitur-fitur:

  • Penjumlahan Vektor Cara Polygonal
  • Penjumlahan Vektor Cara Jajargenjang
  • Penjumlahan Vektor Cara Analitis

vektor-poly-1

analisis-vektor-4

analisis-vektor-2

Dalam aplikasi v.1.3 ini belum saya ikutkan tampilan sudut di grafik, baik vektor 1 terhadap sumbu x, vektor 2 terhadap sumbu x maupun vektor Resultan terhadap sumbu x. Juga saya cantumkan kwadran sudut resultan yang terbentuk.

Semoga untuk versi berikutnya akan terlengkapi. Amiin.

Semoga Bermanfaat … !!! Download aja link berikut!

Analisis Vektor v.1.3

p19t5hoe501p13e11hdh17nn3k53

Belajar Menulis (Tanda Koma)

  • Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.Misalnya:
    Saya membeli kertas, pena, dan tinta.
    Surat biasa, surat kilat, ataupun surat kilat khusus memerlukan prangko.
    Satu, dua, … tiga!

 

  • Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului dengan kata seperti tetapi, melainkan, sedangkan, dan kecuali.Misalnya:
    Saya akan membeli buku-buku puisi, tetapi kau yang memilihnya.
    Ini bukan buku saya, melainkan buku ayah saya.
    Dia senang membaca cerita pendek, sedangkan adiknya suka membaca puisi
    Semua mahasiswa harus hadir, kecuali yang tinggal di luar kota.

Baca lebih lanjut

QUIZ TRIGONOMETERI (Quiz Creator)

Berikuti ini merupakan soal Trigonometri Online, silakan klik:

QUIZ TRIGO

atau klik gambar berikut:

quiz

 

BUKU KERJA GURU (Sharing Postingan)

Setelah lama tak mengoprak ngaprik WordPress, kini ternyata wordpress bisa dishare melalui WhatsApp dan Telegram.

Ada yang mau coba? Mengapa tidak, Ayo!
Berikut ini contohnya (sharingnya):

=============================================

Dari: Sri Sumarmi Jogjakarta

Sekilas Kurikulum 2013

  1. Nama kurikulum tidak berubah menjadi kurikulum nasional tp tetap Kurikulum 2013 Edisi revisi yang berlaku secara Nasional.

  2. Penilaian sikap KI 1 & KI 2 sdh ditiadakan di setiap mata pelajaran hanya agama dan ppkn namun Ki tetap dicantumkankan dlm penulisan RPP.

  3. Jika ada 2 nilai praktek dalam 1 kd, maka yg diambil adl nilai yg tertinggi. Penghitungan nilai ketrampilan dalam 1 kd ditotal (praktek, produk, portofolio) dan diambil nilai rata2. untuk pengetahuan, bobot penilaian harian dan penilaian akhir semester itu sama.

  4. pendekatan scientific 5M bukanlah satu2 nya metode saat mengajar dan apabila digunakan maka susunan nya  tidak harus berurutan

  5. Silabus kurtilas edisi revisi lebih ramping hanya 3 kolom yaitu KD, materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran

  6. Perubahan terminologi ulangan harian menjadi penilaian harian, uas menjadi penilaian akhir semester utk semester 1 dan penilaian akhir tahun utk semester 2. Dan sudah tdk ada lagi uts langsung ke penilaian akhir semester.

  7. Dalam RPP, tidak perlu disebutkan nama metode pembelajaran yang digunakan dan materi dibuat dalam bentuk lampiran berikut dengan rubrik penilaian (jika ada).

  8. Skala penilaian menjadi 1-100. Penilaian sikap diberikan dalam bentuk predikat dan deskripsi.

  9. Remedial diberikan untuk yg kurang namun sebelumnya siswa diberikan pembelajaran ulang. Nilai Remedial adalah nilai yg dicantumkan dalam hasil

Demikian sekilas info.

Semoga Bermanfaat.

Salah satu hasil Bimtek Kurikulum Nasional yg akan diberlakujan tahun pelajaran baru,  Kelengkapan yg seharusnya dimiliki guru :

BUKU KERJA GURU

A. BUKU KERJA 1 :
1.  SKL, KI, dan KD
2.  Silabus
3.  RPP
4.  KKM

B.  BUKU KERJA 2 :
1.  Kode Etik Guru
2.  Ikrar Guru
3.  Tata Tertib Guru
4.  Pembiasaan Guru
5.  Kalender Pendidikan
6.  Alokasi Waktu
7.  Program Tahunan
8.  Program Semester
9.  Jurnal Agenda Guru

C.  BUKU KERJA 3 :
1.  Daftar Hadir
2.  Daftar Nilai
3.  Penilaian Akhlak/Kepr
4.  Analisis Hasil Ulgn
5.  Progpel Perb & Pengy
6.  Dafbuk Peg Guru/Sis
7.  Jadwal Mengajar
8.  Daya Serap Siswa
9.  Kumpulan Kisi soal
10.  Kumpulan Soal
11.  Analisis Butir Soal
12.  Perbaikan Soal

D.  BUKU KERJA 4 :
1.  Daftar Evaluasi Diri Kerja Guru
2.  Program Tindak Lanjut Kerja Guru

SOP untuk membuat RPP :
1. Analisis KI dan KD
2. Analisis Materi.
3. Analisis Model Pembelajaran.

…perhatikan dalam menentukan KKO Pada KD 3 dan KD 4

Semoga bermanfaat

Bank Soal Berbasis Excel, Bisa!

Maaf, ini hanya untuk para guru yang sudah “terbiasa” dengan Ms Excel…

Hasilnya, silahkan download SOAL OTOMATIS + BERPAKET – v.1.3, dan beri masukan untuk optimalisasi. Thanks.

bank_soal_kandank

Bagi guru yang tidak “terbiasa rumit” dengan Microsoft Excel, sudah saya sediakan bagian data (sheet) untuk mengubah:

  • SOAL-nya,
  • Mengatur SKOR-nya,
  • Mengatur KUNCI JAWABAN-nya,
  • Silakan hubungi Author (saya) untuk mendapatkan passwordnya.

p19t5hoe501p13e11hdh17nn3k53

=================================================================== Baca lebih lanjut

BERHARAP SISWA LITERASI

Impian Siswa Literasi

Ketika berkunjung ke Thailand setahun lalu (Januari 2015), alangkah mirisnya hati ini mendengarkan paparan kepala sekolah Mahidol School, bahwa tiap tahunnya  ada sekitar 15.000-20.ooo siswa SLTP yang mendaftar di sekolah tersebut. Dari hasil penyaringan, ternyata hanya 240 orang saja yang lulus dari tes yang super ketat. Mulai minat, bakat, IQ sampai tes kemampuan memecahkan masalah.

Selain seleksi yang super ketat itu, ternyata mereka diwajibkan pula memiliki kemampuan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah Thai. Mereka wajib membaca dan membuat book report sebanyak belasan buku selama 3 tahun. Buku-buku inipun kebanyakan bahasa Inggris dan dipakai dalam mendukung Karya Ilmiah yang wajib mereka paparkan di akhir tahun kedua dalam Kegiatan Pameran tiap tahunnya. Intinya mereka wajib memiliki proyek karya ilmiah yang terbagi dalam kelompok, maksimal 3 orang dan memaparkannya di depan dewan juri, wajib berbahasa Inggris. Ya ampun…..

Bagaimana sekolahku? Tak berharap banyak, keinginan setidaknya 9 buku saja dibaca tuntas oleh tiap siswa dalam setahun mungkin sudah menggembirakan. Ya setidaknya yang berbahasa Indonesia, jadilah.

Atas dasar ini pula, penulis menganggap penting adanya formula dan program khusus dalam meningkatkan minat baca siswa yang terintegrasi dengan karya ilmiah mereka. Siswa literasi mungkin sebutan yang cocok untuk penggemblengan ini.

Kosa Kata, Tertinggal atau Terlambat?

Dalam berbahasa, kosa kata merupakan hal yang mendasar dan sangat penting diketahui. Mengetahui nama-nama benda terkadang harus dihapalkan. Bahkan dalam al Qur’an disebutkan bahwa “malaikat tidak mengetahui nama-nama benda yang diajarkan kepada nabi Adam”. Belum lagi ayat pertama yang turun malah menyuruh baca (Iqra’), luar biasa!

Seseorang yang berada di luar negeri, katakanlah Thailand yang dekat, tidaklah seseorang (asing/turis) memasuki sebuah toserba dan ingin membeli air minum (kemasan) akan menanyakannya lengkap dengan grammar bahasa Inggris. Cukuplah yang bersangkutan menyebutkan “drinking water” atau “water” saja kepada pelayan toko, maka dapat dipastikan pelayang langsung menunjukkan tempatnya. Ini merupakan contoh saja, masih banyak contoh lainnya seperti ingin naik kenderaan umum dan lainnya.

Tiga tahun di SLTP ditambah tiga tahun lagi di SLTA, semua siswa Indonesia mendapatkan pengajaran Bahasa Inggris, tapi hasilnya mayoritas siswa kita tak mampu berbahasa Inggris. Bahkan kebanyakan sesama guru bahasa Inggris pun tak “mengamalkan” ilmunya di sekolah, apalagi di rumah.

Bahkan banyak di antara guru bahasa Inggris tak mengenal istilah-istilah benda yang tiap hari dipegangnya. Apa itu? Buku! Ya buku jelas dipegang tiap hari, ya buku paket bahasa Inggris untuk para siswanya.

Jika buku (book) ini dijadikan sebuah tema yang mana istilah-istilahnya harus dihapal siswa, maka akan ada puluhan kosa kata yang akan dimiliki siswa. Mulai saja dari bagian awal buku, apa semua siswa sudah tahu nama/istilah yang ada dalam bahasa Inggris, misalnya Judul, Pengarang, Penerbit, Cetakan, Hak Cipta, Kata Pengantar, Ucapan Terimakasih,  Daftar Isi dan lainnya? Belum lagi istilah pada tampilan buku, halaman, dan sebagainya.

Sebuah tema di atas merupakan contoh kecil saja. Terbentang puluhan ragam tema yang dapat disesuaikan dengan program dan tujuan masing-masing sekolah. Namun setidaknya apa yang paling sering dihadapi siswa sehari-hari haruslah menjadi prioritas.

Idealnya pengenalan dan hapalan kosa kata berbasis tema ini dilakukan sejak dini, mulai SD dan SMP. Meskipun dilihat dari kurikulum tingkat SLTA, kompetensi yang harus dicapai siswa bukan lagi menghafal kamus semata. Namun itulah kenyataan di lapangan, banyak siswa yang tidak tahu nama dan istilah benda-benda di kelasnya.

Memang dapat dikatakan terlambat bagi siswa SLTA baru mulai menghapal kosa-kosa kata penting sehari-hari. Juga tak dapat dipungkiri, pengenalan tema-tama ini juga tertinggal dari segi pencapaian kompetensi. Namun alangkah lebih baik siswa terlambat mengenali kosa kata ketimbang melampaui silabus tanpa capaian kompetensi.

Jika hapalan kosa kata sebanyak 5 sehari dan terus diulang, setidaknya dalam setahun (200 hari efektif) saja mereka sudah memiliki 1000 kosa kata, luar biasa. Kosa kata bisa dikirim via SMS group berbiaya “sangat” murah, atau menggunakan sosial media “hampir gratis” sampai 5000 member tiap groupnya. Jika kosa kata ini dapat diiringi dengan contoh-contoh kalimat penggunaannya, tentu akan lebih menarik lagi.

Selanjutnya di kelas berikutnya (misal XI), dapat dilakukan pengembangan berupa gabungan pencarian kosa kata di textbook dengan tugas bookreport atau makalah. Setidaknya siswa di kelas XI sudah mulai terbiasa dengan buku-buku peminatannya yang berbahasa Inggris. Di kelas berikutnya (XII), siswa-siswa sudah dapat dilatih untuk mengkomunikasikan makalah (atau proyek ilmiah, bila perlu) di depan dewan penilai sekolah.

Dari sini setidaknya kita berusaha untuk melempar 3 burung dengan 1 batu, dimana awalannya berupa menghapal kosa kata (tematik), kebiasaan membaca (berliterasi) dan akhirnya dihasilkan karya-karya ilmiah para siswa. Luar biasa !!!

NB:

in progress (media untuk literasi, prosedur hapal kosakata, sinema berbahasa inggris ect.)

Momentum Sudut & Rotasi Benda Tegar

under construction …